Category Archives: Kegiatan

Khotbah Pdt. Lukas Sukono 3 September 2017 – Terlepas dari Ikatan Iblis

Terlepas dari Ikatan Iblis
Lukas 8:26-33

Salah satu bentuk pelayanan yang Yesus lakukan selama di dunia adalah menyembuhkan dan memulihkan orang-orang yang hidupnya terikat oleh kuasa roh-roh jahat seperti dalam cerita ini, disamping
Dia memberitakan injil kerajaan Allah dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kasih Allah kepada manusia agar mereka mengalami kebebasan dan hidup dalam
anugerah Tuhan.

Dalam peristiwa yang dicatat dalam kitab Lukas, Matius dan Markus ini ada sesuatu yang menarik untuk
kita perhatikan. Salah satunya adalah kondisi yang sangat memprehatinkan dari orang yang kerasukan
tersebut. Ia sudah tidak lagi seperti manusia pada umumnya: tinggal di pekuburan, tidak dapat
dikendalikan, liar, tidak berpakaian dan terisolasi dari masyarakat umum. Dia dirasuk oleh legion yang
artinya banyak roh jahat yang tinggal di dalam dirinya. Kondisi inilah yang akhirnya membuat Yesus
melepaskannya dan mengusiar roh-roh tersebut keluar dari orang itu, dan kemudian masuk ke dalam babi-
babi. Tetapi babi-babipun memilih untuk terjun ke jurang dan mati dari pada dihinggapi oleh roh-roh jahat tersebut.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari kisah ini adalah sebagai berikut:

1. Selama kehidupan di bumi masih ada, setan akan terus bekerja.
Kita perlu mewaspadai kehadirannya di dalam hidup kita. Sebab ia adalah pribadi yang tidak kenal menyerah, ulet, dan terus berusaha dengan segala macam cara untuk menguasai kehidupan manusia (Lukas 4:13) Sesudah iblis mengakhiri semua
pencobaan itu, ia mundur dari padaNya dan menunggu waktu yang baik). Sementara kita yang sudah
terbebasan dari kuasa iblis harus mengijinkan Roh Kudus tinggal di dalam kita, dan tidak pernah
memberikan kesempatan baginya kembali dan membawa tujuh roh jahat yang menyebabkan kehidupan kita semakin jahat lagi (Matius 12:43-45).

2. Yesus yang adalah Tuhan sungguh besar kuasaNya
Tidak ada seorangpun yang sanggup menjinakkannya, tetapi orang tersebut tersungkur di depan kaki Yesus.
Ia meminta supaya Yesus tidak menghukumnya dan tetap mengijinkan ia beroperasi di dunia ini. Artinya
adalah bahwa kuasa setan tersebut tunduk kepadaNya, dan kita bangga memiliki Yesus yang berkuasa di
dunia dan di sorga (Matius 28:18). Nama Yesus adalah nama di atas segala nama (Filipi 2:10-11)

3. Nilai jiwa manusia
Yesus memberikan nilai yang sangat tinggi kepada manusia. Terlebih setiap kita yang sudah ditebus oleh
darahnya (I Petrus 1:18-19). Dibandingkan dengan 2000 babi, itu sangat tidak sebanding. Maka dari itu
selayaknyalah kita menghargai jiwa kita yang sudah ditebus tersebut yang memiliki nilai darah Kristus di dalam kehidupan orang percaya.

Ringkasan khotbah : Pdt. Lukas Sukono

Khotbah Pdt. Darius Lallo 27 Agustus 2017 – Beruntung

BERUNTUNG

Lukas 5:1-11
Hidup yang beruntung atau tidak adalah sebuah pengalaman yang dihadapi banyak orang. Setiap kita dapat membuat pilihan untuk dapat mengalami keberuntungan. Ini adalah keinginan setiap orang dan pastinya tidak ada orang yang menghendaki kegagalan, baik dalam bisnis, dalam studi, dalam rumah tangga, dalam pelayanan dan lain-lainnya.

Berkaitan dengan keberuntungan ini, kita bisa belajar dari pengalaman seorang Petrus. Dari kedaaan yang sangat buruk, mengecewakan, setres, dan putus asa, tetapi berubah menjadi orang yang sangat beruntung dan diberkati oleh Tuhan.

Apa yang dilakukan oleh Petrus sehingga ia mengalami keberuntungan?
1. Petrus merelakan perahunya dipakai Yesus.
Ketika Yesus meminta untuk naik ke dalam perahu, Petrus merelakan perahu miliknya untuk menjadi alat Tuhan dalam menyampaikan kebenaran Firman Tuhan. Di atas perahu tersebut Yesus mulai berkhotbah menyampaikan kebenaran Injil, dan Petrus adalah salah satu orang yang mendengar dan imannya dibangkitkan oleh khotbah Yesus. Bagi Petrus tidaklah menjadi masalah Yesus menggunakan perahunya, sebaliknya dengan rela hati ia mempersilahkan Yesus naik ke perahu tersebut. Ini merupakan sikap hati yang baik untuk dia belajar menjadi orang yang rela memberi bagi Tuhan, dan perahu Petruspun menjadi alat untuk memberkati banyak orang.
2. Petrus mengikuti Perintah Yesus dengan iman dan antusias.
Sepanjang malam Petrus berusaha dengan semaksimal mungkin, tetapi tidak menghasilkan apa-apa. Itu adalah pengalaman pahit sebagai seorang nelayan yang sudah berpengalaman seperti dirinya. Sehingga perintah Yesus adalah sesuatu yang aneh, sebab Yesus bukan seorang nelayan yang berpengalaman seperti dirinya. Sekalipun demikian, Petrus menurutiNya dan menebarkan jala seperti yang diperintahkan kepadanya. Hasilnya sangat luar biasa, Petrus menangkap sejumlah besar ikan, sehingga perahunyapun penuh.

Dengan memperhatikan pengalaman Perus ini, kita harus berpikir cerdas, bahwa ternyata Yesus adalah Allah yang bisa membuat kehidupan kita ini menjadi beruntung dan mengalami keadaan yang lebih baik.
Segala usaha mungkin sudah kita lakukan, tetapi hasilnya tidak maksimal, atau bahkan kita mengalami kerugian, kebangkrutan, keputus asaan, dan keadaan yang sangat buruk. Sekaranglah saatnya kita bertindak dengan iman. Ijinkan Yesus hadir di dalam perahu kehidupanmu, lakukan semua perintahNya dengan iman, dan yakinlah bahwa Tuhan sanggup mengubah kehidupanmu menjadi lebih baik.
Bersama Tuhan, dan di dalam Tuhan, kita dijadikan orang-orang yang luar biasa, di dalamnya nyata kuasa dan pertolongan Tuhan yang membuat kita terkagum akan karyaNya yang besar.
Tuhan memberkati kita semua. HALELUYAH….
Ringkasan khotbah : Pdt. Darius Lallo

Seminar Pdt. Lukas Sukono 25 Agustus 2017 – Kutuk Keturunan

KUTUK KETURUNAN

Tidak sedikit pengajaran di gereja yang masih menyampaikan bahwa penderitaan, kesukaran yang dialami oleh jemaat Tuhan berkaitan dengan kutuk keturunan yang diwariskan oleh nenek moyangnya. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, maka sebagai seorang Kristen kita harus menelaah kebenaran Alkitab dengan benar, supaya tidak salah mengerti. Sebaliknya kita memiliki kekuatan dan keyakinan yang benar tentang karya ajaib Kristus yang sudah memerdekakan kita:

Ada beberapa peristiwa dan ayat Alkitab yang dijadikan acuan terhadap pengajaran ini:
1. Kejadian 3: 14-18
Kutuk karena dosa manusia. Keturunan Hawa akan berlawanan dengan keturunan si Ular. Ada kutuk yang menimpa manusia dan keturunannya setelah Adam dan Hawa berbuat dosa.
2. Ulangan 5: 8-9
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas atau yang ada di bumi di bawah atau yang ada di dalam air, di bawah bumi, jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.
3. Kejadian 12:10-13; 26:7-11
Peristiwa terulangnya dosa Abraham oleh Ishak bahkan sampai keturunan ke 40 (Daud). Daud mengambil Batsyeba dan memiliki isteri 18, sementara Salomo beristeri 700 dan 300 gundik. Ini bentuk kutuk keturunan dalam hal dosa kebohongan, dan seksual.
4. II Raja-raja 5:25-27
Gehazi dihukum Tuhan, dan anak cucunya juga kena kusta. Karena kesalahan Gehazi, anak-cucunya terkena huuman juga.
5. Nehemia 1: 1-11
Nehemia mengaku dosa atas nama dosa bangsa/ noda bangsa, dia menyebutnya sebagai dosa kami, dosaku, dosa kaum keluargaku. Dosa ini telah mendatangkan noda atas keturunan-keturunan mereka sampai ke zaman-nya Nehemia. Israel mengalami pahitnya kutuk keturunan, menjadi orang buangan di negeri asing.

Beberapa hal yang serigkali dikaitkan dengan kutuk keturunan adalah:
1. Dosa seksual
Termasuk didalamnya adalah perzinahan,perselingkuhan,memiliki kecenderungaan homoseksual,sulit lepas dari pornografi,kelainan seksual dan eksperimen melakukan kegiatan seksual yang tidak wajar.
2. Perjudian
Ini bisa turun di dalam darah. Perjudian baik nilainya besar atau kecil tetap saja judi. Ini bisa menjadi semacam kebiasaan yang dilakukan bukan hanya di tempat judi tetapi bisa dilakukan di semua aktifitas kehidupan. Mobil lewat pun bisa dibuat taruhan. Perjudian ini ada rohnya. Jangan anggap remeh.
3. Penyembahan berhala
Secara fisik penyembahan berhala dapat dilihat dari adanya patung-patung,jimat dan lain sebagainya. Tetapi kerakusan,ketamakan,cinta diri sendiri yang berlebihan juga adalah penyembahan berhala yang dibenci Tuhan.
4. Kekerasan dalam rumah tangga
Begitu banyaknya media massa yang menyiarkan berita KDRT seperti pemukulan,penggunaan kata-kata kasar bahkan ada yang menyiksa sampai pada kematian. KDRT akan semakin sulit disembuhkan apabila pelaku tidak pernah merasa bersalah dan selalu membenarkan diri. Aborsi adalah juga suatu bentuk kekerasan dalam rumah tangga.
5. Mabuk dan ketagihan minuman keras
Banyak orang yang merasa tertekan dan stress mencoba melarikan diri melalui minuman keras. Percayalah semuanya itu hanya hilang sebentar karena toh akan sadar kembali. Hal ini pun bisa menjadi ikatan yang kuat dan menurun.
6. Kebangkrutan karena ke tidak-jujuran
Saudara harus menjaga kejujuran baik dalam perkataan maupun perbuatan. Ketidak jujuran biasanya akan seperti spiral yang makin kebawah makin besar. Dimulai dari satu kebohongan saudara perlu dua kebohongan untuk menutupinya. Demikian seterusnya akan berlipat-lipat semakin besar. Orang-orang yang tidak jujur umumnya usahanya tidak berhasil dan tidak jauh dari kebangkrutan. Waspada dan coba gali dalam dirimu apakah ada pola yang sama dari generasi sebelumnya? Mungkin engkau pernah mencoba usaha ini dan itu tetapi semuanya tidak berhasil. Kemungkinan besar ada penghalang-penghalang yang membatasi keberhasilan usaha saudara.
7. Penyakit fisik
Memang tidak semua penyakit terjadi karena kutuk keturunan. Tetapi begaimanapun saudara perlu mewaspadai adanya penyakit yang terjadi turun temurun seperti diabetes,darah tinggi,asma dll.

Apa kata Alkitab tentang kehidupan kita?
1. Yohanes 8:36
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.“
2. II korintus 5:17
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
3. Galatia 5:1
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Dengan demikian kita dapat menyimpulkan sebagai berikut:
1. Roma 3:23
Genetik dosa yang merusak kehidupan manusia, sehingga ada penyakit karena keturunan genetik, kerusakan genetik, dan hal tersebut mwnjadi sesuatu yang alamiah dan bukan sebagai bentuk kutuk keturunan yang perlu dilakukan doa pelepasan.
2. Roma 12: 2
Akibat kesalahan pola hidup yang harus diperbaiki, dengan cara hidup benar untuk diubah oleh Tuhan. Segala keburukan, terkadang karena kita salah dalam menata kehidupan, dan kita harus mau terima kebenaran dan berubah.
3. Ibrani 12:1; Roma 8:28
Sebagai ujian yang Tuhan berikan untuk memproses kita lebih mulia. Tidak ada sesuatu yang kebetlan. Jika Tuhan ijinkan sesuatu terjadi atas orang percaya, semuanya ada maksud baik.
4. Ibrani 12:7-11
Pendisiplinan dan didikan Allah. Seperti seorang bapak yang mendisiplin kita, Allah terkadang melakukan itu untuk kita kembali dalam kebenaran.